Monolog pasca Muqaddimah Fi Zilal

Alhamdulillah summa Alhamdulillah summa Alhamdulillah

Pada setiap yang dapat ku kawal ku ucapkan Alhamdulillah

Pada semua yang lain yang dikawal oleh Allah ku ucapkan Alhamdulillah

Semoga Muqaddimah Fi Zilal semalam dapat menyentuh hati-hati yang mendengar. Kalau tidak banyak sedikit pun cukup. Kalau ada seorang saja yang tergerak hatinya untuk hidup demi Islam selepas ini sudah memberikan satu kegembiraan yang tidak ada tandingannya.

Marilah kita kembali kepada Al-Quran.

Saya memohon maaf kepada semua yang mendengar andainya anda kecewa. Ianya tidak lain hanyalah atas kelemahan dan kehinaan diri ini, sedangkan Allah Maha Besar.
Asingkanlah kelemahan diri saya dari bahan yang disampaikan, fikirkan tentang bahan, buang jauh-jauh kecacatan saya.
Saya pun tahu, bahawa saya tidak layak untuk menyampaikan, tetapi demi cinta ini, demi cinta kepada Allah, demi cinta kepada anda semua, biarlah saya menggalas segala risiko akibat perbuatan saya. Benci anda, kutukan anda, kritikan anda, komen2 anda, lebih saya cintai dari duduk berdiam diri.

Demi cinta setinggi-tinggi cinta

Balqis ali

0 Responses to “Monolog pasca Muqaddimah Fi Zilal”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Dakwah kita diam dari bicara, riuh dengan kerja.
Sesekali kita bersuara, biarlah ia menggegar jiwa.

Sebarang artikel di sini boleh disebarkan insyaAllah

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 9 other followers


%d bloggers like this: