Keruh

Keruh
Dengan banyaknya peristiwa2 tidak diingini berlaku sejak akhir2 ini sungguh menggugah keimanan.
Apa kan tidaknya, hati itu kan sebuah bekas yang menadah segala curahan yang diterima.
Kalau yang dicurahkan itu hitam belaka maka hitamlah hati itu. kalau yg dicurah itu putih bersinar belaka maka kemilaulah hati itu.
…iza solahat solahal jasadukulluhu..
hati itu juga boleh diibaratkan sebagai mesin basuh, sepatut2nya ia membasuh segala kekotoran yang terlekat pada pakaian yang mengisi mesin basuh itu. Tapi untuk tujuan ini, mesin basuh berkehendakkan pencuci baju, yang bersih lagi membersihkan untuk ia gunakan bagi mengembalikan kesucian dan keharuman pakaian. Tapi kalau yg sentiasa dicurah ke dalam mesin basuh itu ialah kotoran jua, maka mustahillah dapat ia mengembalikan kesucian dan keharuman pakaian, malah semakin mengotori pakaian yg sudah sedia kotor.

dan itu lah yg telah berlaku pada hati ini, sejak akhir2 ini. keruh.

0 Responses to “Keruh”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Dakwah kita diam dari bicara, riuh dengan kerja.
Sesekali kita bersuara, biarlah ia menggegar jiwa.

Sebarang artikel di sini boleh disebarkan insyaAllah

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 9 other followers


%d bloggers like this: