I Wish..

Duduk dan berfikir-fikir. Jatuh dalam angan-angan.

Aku harap nanti aku akan lulus periksa.
Aku harap aku akan cepat jadi doktor.
Aku harap nanti aku jadi kaya.
Aku harap dapat suami dan anak soleh.
Aku harap semua orang sayang aku.
Aku harap ada rumah besar.
Aku harap bila aku tua ada orang akan jaga.

Aku harap, bila aku mati, aku ditempatkan di tempat yang sederhana, sesuai dengan amalanku dan dosa2 ku yg mungkin sama banyak antara kedua2nya, jadi aku ini bail pun tidak, jahat pun tidak. ORang biasa-biasa saja, jadi aku harap, ALlah tempatkan aku di tempat orang biasa2, bersama Nabi dan orang soleh pun tidak, bersama Firaun pun tidak.

POM!

Tersedar dari angan-angan. Semua harapan lain insyaAllah tidak mustahil, tapi mana mungkin ada tempat untuk orang ‘biasa-biasa’ di akhirat kelak. Bukankah ‘pilihan’ yg ada hanya satu antara dua: Syurga atau Neraka, tidak ada pertengahan antara keduanya.

Jadi kalau aku pilih untuk jadi jahat maksudnya aku pilih neraka, kalau aku pilih baik insyaALlah tempatku syurga, tapi kalau aku pilih jadi orang ‘biasa-biasa’ yg baikku bercampur aduk dengan dosa, yg amalku terpalit kemungkaran, yg ibadahku bergaul dengan keinginan dunia, maka tempat aku nanti di syurga atau neraka?…betapa sungguh aku harap ada tempat pertengahan, malangnya tidak ada, dan tidak mungkin akan ada….

1 Response to “I Wish..”


  1. 1 Hani Zakaria July 19, 2009 at 12:31 pm

    salam kak balqis,

    i’m a quarter way through your blog.. your writing are really really impressive and eye-openers for all of us muslims…
    keep up this excellent work.. =)

    hani zakaria


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Dakwah kita diam dari bicara, riuh dengan kerja.
Sesekali kita bersuara, biarlah ia menggegar jiwa.

Sebarang artikel di sini boleh disebarkan insyaAllah

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 9 other followers


%d bloggers like this: